Rumah Benua

Mengenalkan benua pada anak adalah hal yang penting. Anak harus tahu bahwa dirinya tidak hanya tinggal dalam satu lingkup yang meliputi diri,keluarga,dan sekolahnya saja. Anak harus memahami bahwa di bumi ini adal 5 benua yang dihuni penduduk dari berbagai bangsa dengan adat istiadat dan budaya yang berbeda.
Banyak hal yang belum tuntas saya ceritakan, pada postingan kali ini saya masih menceritakan tentang wahana belajar di Jatim Park 2,yaitu Rumah Benua.
Saat memasuki wahana Rumah Benua, kami disambut patung Dora The Explorer.
Kemudian kami memasuki wahana tersebut. Seorang penjaga wanita mempersilakan kami naik kapal yang berukuran sekitar 2 x 3 meter yang terbuat dari kayu,mirip bak terbuka dengan beberapa kursi dan kapal tersebut meruncing di ujung bagian depan. Kapal itu tidak melintas di atas air,melainkan melintas di atas rel kereta. Tak lama kemudian,kami naik kapal itu,penjaga wanita menghidupkan mesin dan menjalankan kapal kami dengan membuka pintu pertama. Semula, ruang yang kami masuki gelap, namun beberapa detik kemudian menyalalah lampu kemerahan dengan pemandangan di sebuah lokasi yang menunjukkan benua Asia. Kenampakan benua Asia, disertai dengan kebudayaan dan penduduk asli Asia berupa beberapa  boneka yang bergoyang-goyang mengikuti irama musik Asia. Lampu mati,lalu kami melanjutkan perjalanan ke benua Australia. Sampai di benua Australia, musik berganti,kami melihat boneka-boneka penduduk Australia bergoyang-goyang mengikuti irama Australia dengan kanguru,rumah adat,dan kenampakan budaya mereka. Begitu seterusnya hingga petualangan 5 benua selesai.

No comments:

Post a Comment